Judul: Subjektivitas Perempuan: Pembacaan terhadap Karya Djenar Maesa Ayu dalam Kajian Filsafat

Penulis: Muhamad Adji

Subjek: Sosiologi Sastra

Jenis: Tesis

Tahun: 2006

Abstrak          

Karya sastra sebagai hasil refleksi manusia dapat menjadi media yang strategis untuk dijadikan alat pendobrak atau pelanggeng sistem patriarki. Hal itu diyakini oleh pemikiran feminisme yang tidak pernah lepas dari permasalahan utama, yaitu adanya kjesadaran bersama bahwa rerjadi ketidakadilan yang dialami oleh perempuan dalam hubungannya dengab laki-laki. Akar permasalahannya adalah bahwa sistem patriarki yang beropoerasi dengan berbagai media  terutama dilakukan  melalui pemikiran filsafat Barat.         Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini akan mengkaji karya sastra Djenar Maesa Ayu dalam kajian filsafat dengan menggunakan epistemologi feminis. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah (1) apa dan bagaimana Djenar Maesa Ayu menulis dalam subjektivitasnya sebagai perempuan, (2) sejauh mana tulisan Djenar dapat dimasukkan ke dalam kerangka pemikiran feminisme, (3) apakah tulisan Djenar masuk dalam feminisme writing  atau masculine writing dilihat dari kerangka pemikiran Helene Cixous, dan (4) apakah tulisan Djenar mengandung subjektivitas perempuan dalam pandangan filsafat.  

Untuk menjawab hal itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode feminis (metode untuk memberikan ruang bagi representasi perempuan) dengan paradigma standpoint (teori yang mengandalkan kelebihpentingan situasi yang hanya dialami perempuan). Penerepan metode tersebut dipilih karena karya Djenar banyak mengangkat tema yang dekat dengan pengalaman hidup perempuan sehingga memerlukan cara pembacaan baru dibandingkan dengan metode penelitian konvensional.

            Penelitian ini mengungkapkan bahwa tulisan Djenar memuat tema yang berhubungan dengan pengalaman konkret perempuan dalam kaitannya sebagai the other,  yaitu melalui tema seksualitas, kekerasan seksual, marjinalisasi, dan moralitas. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa tulisan Djenar memperlihatkan perlawanan terhadap sistem patriarki yang dalam berbagai cara dan media selalu mengobjektivikasi atau mendudukakan perempuan dalam posisisnya sebagai the other.  Tulisan Djenar juga dapat dilihat sebagai  bentuk tulisan perempuan (femining writing) dalam kerangka pemikiran  Helena Cixous, terutama melalui keberaniannya menyuarakan pengalaman  perempuan dan upayanya untuk keluar dari masculine writing.

            Tulisan Djenar pada tataran yang lebih jauh lagi dapat dilihat sebagai tulisan yang mengandung nilai subjektivitas perempuan. Subjektivitas manusia yang diusung  oleh filsafat Hegel menekankan pada “diri” yang terpusat dan kehendak atas yag lain sehingga hubungan yang terbentuk adalah hubungan malalui dominasi dan negasi. Bentuk hubungan seperti itu yang diyakini sebagai cikal bakal dari imperialisme, eksploitasi alam, dan penyeragaman terhadap perbedaan. Sementara itu, subjektivitas perempuan lebih menekankan keberadaan dirinya dalam hubunbgan dengan yang lain sehingga hubungan yang terbentuk adalah hubungan yang saling mengafirmasi. (LS)